Senin, 25 Mei 2015

Men-CITASI


Hariyanto (2014) menyatakan bahwa komputer adalah perangkat yang mampu melakukan komputasi dan membuat keputusan logis. Komputer melakukan dengan kecepatan cahaya, milyaran kali lebih cepat dibanding manusia. Komputer mengolah data di bawah kendali sekumpulan instruksi yang disebut program/aplikasi komputer. Program ini menuntun komputer melakukan serangkaian aksi-aksi yang dispesifikasikan.

Merentek (2012) menyatakan bahwa komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.

Wahono (2008) menyatakan bahwa komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer. Menurut Hamacher [1], komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi. Blissmer [2] mengatakan bahwa, komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut: menerima input, memproses input tadi sesuai dengan programnya, menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan, menyediakan output dalam bentuk informasi. Sedangkan Fuori [3] berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.

Daftar Puskata:
Hariyanto,B. 2014. Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java. Informatika Bandung. Bandung.
Merentek, R.M. 2012.”Pembelajaran Berbasis Komputer Sarana Multimedia Dalam Pengembangan Pendidikan”. Jurnal Pendidikan Dasar, No. 5, Vol. 3, pp. 164.  

Wahono, R.S.2008. Apa Itu Komputer. <http://ilmukomputer.org/2008/11/25/apa-itu-komputer/> diakses tanggal 24 Mei 2015.

Senin, 13 April 2015

tugas 2 : menarasikan tabel dan grafik




Jenis Kendaraan
2008
2009
2010
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
Mobil Pribadi
7.695.500
12,39
8.111.508
12,04
8.828.114
11,45
Bus
2.138.439
3,44
2.238.790
3,32
2.351.297
3,05
Truk
4.569.519
7,36
4.610.400
6,84
4.818.280
6,25
Sepeda Motor
47.683.681
76,80
52.433.132
77,80
61.133.032
79,26
Total
62.087.139
100,00
67.393.139
100,00
77.130.723
100,00
Gambar : tabel 1 jumlah kendaraan bermotor menurut jenis kendaraan(unit), 2008 - 2010
Sumber : BPS, Statistik Indonesia 2011

      Berdasarkan data dari tabel diatas, dapat kita simpulkan bahwa jumlah kendaraan bermotor terbanyak di Indonesia adalah sepeda motor. Peningkatan para pengendara sepeda motor terus meningkat setiap tahunnya dari tahun 2008 – 2010. Pada tahun 2008 – 2009 terjadi peningkatan jumlah pemakai sepeda motor sebesar 10,0 %, dan pada tahun 2009 – 2010 juga terjadi peningkatan sebesar 14,6%. Peningkatan pengendara sepeda motor pada tahun 2008 – 2010 cukup tinggi dibandingkan dengan kendaraan bermotor lainnya seperti mobil pribadi, bus dan truk.




Gambar : Penjualan mobil januari 2014 – mei 2014

        Berdasarkan gambar diatas, dapat kita simpulkan bahwa penjualan mobil pada januari 2014 – mei 2014 penjualan tertinggi terjadi pada bulan maret 2014 yaitu mencapai angka 113.096, dan penjualan terendah terdapat pada bulan mei 2014 dengan angka 97.174. Dapat kita lihat penjualan mobil pada grafik diatas tidak stabil pada setiap bulannya. Penjualan mobil pada bulan januari sampai bulan februari mengalami peningkatan sebesar 8.285 dan pada februari – maret mengalami peningkatan sebesar 1.216, sementara itu pada bulan maret – april mengalami penurunan sebesar 7.009 dan pada bulan april – mei mengalami penurunan kembali sebesar 8.913.


Sabtu, 14 Maret 2015

Jaringan



JARINGAN

Dizaman yang sudah modern seperti ini, rasanya sudah tidak asing lagi bagi kita mendengar kata jaringan, dan jaringan itu sendiripun mempunyai banyak arti bagi setiap orang. Kebanyakan orang mengartikan jaringan berkaitan dengan sebuah sistem komputer, tetapi kebanyakan orang tidak tahu pasti apa pengertian dari jaringan itu sendiri, dan mengapa kita membuat atau meciptakan sebauh sistem jaringan tersebut. Apabila kita perhatikan, hampir di seluruh Negara, kota-kota besar terutama di pusat perkantoran yang ada, pasti mereka semua menggunakan sistem jaringan atau administrasi sistem komputer. Percepatan arus informasi yang ada di kota-kota besar baik didalam atau diluar, kedalam ataupun keluar menjadi salah satu alasan mengapa kita harus menggunakan jaringan atau sistem komputer. Karena tidak bisa kita pungkiri, jikalau sebuah data yang dibuat atau yang ada didalam satu komputer tidak hanya digunakan oleh komputer itu sendiri, tetapi juga bisa jadi dibutuhkan oleh komputer lainnya secara bersamaan. Untuk mentransfer data-data tersebut dari komputer satu ke komputer lainnya jika dilakukan secara manual akan menghabiskan waktu yang cukup lama, oleh karena itu, untuk menghadapi masalah tersebut, banyak orang yang berusaha membuat sebuah sistem atau sebuah aplikasi atau software yang bisa digunakan untuk mencapai efisiensi tersebut, dalam arti mencari cara bagaimana agar dalam mentransfer data dari komputer satu ke komputer lainnya bisa dilakukan dengan cepat atau tidak memakan waktu yang lama, maka dari itu kemudian terciptalah atau dibuatnya sebuah system network atau yang biasa kita sebut dengan sistem jaringan.
Banyak para ahli yang mendefinisikan arti atau pengertian dari sebuah jaringan atau sistem jaringan yang berbeda-beda menurut versi mereka masing-masing, tetapi ketahuilah dari semua pendifinisian tersebut, sesungguhnya inti dari sebuah jaringan atau sistem jaringan itu sendiri adalah sekelompok komputer yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling berhubungan atau dihubungkan satu dengan yang lainnya agar dapat saling berbagi atau mentransfer data yang dipakai secara bersama-sama dengan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing dari komputer itu sendiri. Maksud dari sumber daya itu sendiri merupakan sebuah data dan informasi, sebuah program dan aplikasi komputer, dan lain sebagainya. Dalam membangun sebuah sistem jaringan kerja (network) yang ada, kita memerlukan sebuah perantara atau yang dikenal dengan nama interface, sehingga komputer yang kita hubungkan satu dengan yang lainnya dapat saling bertukar informasi, dan untuk mencapai tujuan tersebut atau agar mencapai tujuan yang sama, maka dari setiap bagian dari jaringan komputer akan meminta dan memberikan layanan atau yang disebut dengan service. Adapun dalam sebuah jaringan atau sistem jaringan mereka atau pihak yang meminta layanan disebut dengan istilah klien(client), dan pihak yang memberikan layanan dalam jaringan disebut dengan istilah pelayan(server). Arsitektur seperti ini disebut dengan sistem client-server, dan sistem ini digunakan pada hampir semua aplikasi dari sistem jaringan komputer.

Rabu, 28 Januari 2015

Paragraph Narasi



PARAGRAPH NARASI

Pengertian Narasi

Paragraf Narasi merupakan salah satu jenis pengembangan paragraph dalam sebuah tulisan yang mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa berdasarkan urutan waktu yang dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir, sehingga membuat sang pembaca seolah-olah mengalami sendiri kejadian itu.  Paragraf narasi terdiri atas narasi kejadian dan narasi runtut cerita. Dalam paragraf narasi akan ditemukan tiga unsur utama pecah sebagai bahannya. Pertama, adanya tokoh-tokoh; kedua, adanya kejadian; dan ketiga, adanya latar, baik tempat, waktu, serta suasana.


Jenis- jenis narasi

·        Narasi informative, Narasi informatif adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang
·        Narasi ekspositorik,  Narasi ekspositorik adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang. Dalam narasi ekspositorik, penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya. Pelaku yang ditonjolkan biasanya, satu orang. Pelaku diceritakan mulai dari kecil sampai saat ini atau sampai terakhir dalam kehidupannya. Karangan narasi ini diwarnai oleh eksposisi, maka ketentuan eksposisi juga berlaku pada penulisan narasi ekspositprik. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsursugestif atau bersifat objektif. 
·        Narasi artistic,  Narasi artistik adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat. Ketentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsur sugestif atau bersifat objektif. 
·        Narasi sugestif, Narasi sugestif adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat.

Ciri-ciri Karangan Narasi 
·         Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan. 
·         Dirangkai dalam urutan waktu.
·         Berusaha menjawab pertanyaan "apa yang terjadi?"
·         Ada konfiks. Narasi dibangun oleh sebuah alur cerita. Alur ini tidak akan menarik jika tidak ada konfiks. Selain alur cerita, konfiks dan susunan kronologis, ciri-ciri narasi lebih lengkap lagi diungkapkan oleh Atar Semi (2003: 31) sebagai berikut: 
·         Berupa cerita tentang peristiwa atau pengaalaman penulis. 
·         Kejadian atau peristiwa yang disampaikan berupa peristiwa yang benar-benar terjadi, dapat berupa semata-mata imajinasi atau gabungan keduanya. 
·         Berdasarkan konfiks, karena tanpa konfiks biasanya narasi tidak menarik. 
·         Memiliki nilai estetika.
·         Menekankan susunan secara kronologis.

 Langkah-langkah Menulis Karangan Narasi 
·         Tentukan dulu tema dan amanat yang akan disampaikan 
·         Tetapkan sasaran pembaca 
·         Rancang peristiwa-peristiwa utama yang akan ditampilkan dalam bentuk skema alur
·         Bagi peristiwa utama itu ke dalam bagian awal, perkembangan, dan akhir cerita 
·         Rincian peristiwa-peristiwa utama ke dalam detail-detail peristiwa sebagai pendukung cerita 
·         Susun tokoh dan perwatakan, latar, dan sudut pandangan 
·         Mengerti aturan tanda bacanya dalam kalimat tersebut.

Contoh Karangan Narasi

Contoh 1 :
Aku berjalan menuju halaman rumah-rumah yang sunyi. Aku terus berjalan d kota kecil yang sunyi, hingga kutemukan patung sepeda-sepedaan di tengah taman. Ada seorang gadis berbaju hijau mengintipku dari balik rerimbun daun. Aku mengejarnya. Lantas, ia berhenti di salah satu sudut taman. Kami berpandang-pandangan sebelum aku tahu ia benar-benar hilang. Bolak-balik aku mencoba untuk mencarinya. Sebelum aku benar-benar menemukannya, dering jam weker cukup mengejutkanku. Cahaya matahari sudah menerobos masuk jendela kamarku.

Contoh 2 :
Kami menyusuri jalanan Jakarta. Bundaran di depan Hotel Indonesia sangat megah buat kami yang baru pertama kali datang ke Jakarta. Gedung-gedung tinggi. Aaah... pusat perbelanjaan sangat besar dan mewah. Tidak akan cukup uang kami bila masuk kesana. Mobil-mobil mulai dari yang paling jelek hingga yang paling bagus ada disini, yang sedari tadi menjalar sangat panjang dijalanan dan hanya bergerak beberapa meter setelah itu berhenti lagi. 

Contoh 3 :
Setelah selesai belajar, Damar rebahan di tempat tidurnya. Ia mengambil sebuah buku berwarna hitam di bawah bantalnya. Sebuah bolpoint sudah terselip dalam buku itu. Damar membuka halaman demi halaman dari buku itu. Di halaman yang masih kosong, ia menulis sesuatu. Ia mulai mengungkapkan perasaannya seharian ini.

DAFTAR PUSTAKA